Portal Berita Sulawesi

Advertorial

2 Jam Operasi Dapat 99 Pelanggar

admin

Kamis, 06 Agustus 2015 17:36:49 WIB   |  202 pembaca  

MALANG – Satuan Lalu Lintas Polres Malang Kota, kemarin menggelar operasi penertiban pelanggaran rambu lalu lintas. Selama dua jam, sebanyak 99 pelanggar terjaring dalam operasi tersebut. Pelanggar yang terjaring adalah, pengendara sepeda motor yang nekat melintas di atas fly over Kota Lama Malang.

“Seluruhnya ada 99 pelanggar yang kami tindak dalam operasi penertiban pelanggaran. Semuanya adalah pengendara sepeda motor yang melintas di atas fly over. Operasi penertiban kami mulai pukul 09.00 sampai 11.00,” ungkap Kaur Tilang Polres Malang Kota, Bripka Jaja.

Hampir setiap hari pelanggar rambu lalu lintas yang melintas di atas fly over Kota Lama ini memang selalu ada. Sekalipun sudah ada tanda larangan sepeda motor melintas fly over, tetapi tetap saja ada yang nekat melanggar. Mereka juga tidak menghiraukan imbauan yang disampaikan pihak kepolisian.

Dari pantauan Malang Ekspres, ketika tidak ada polisi yang melakukan penertiban, hampir setiap menit selalu ada pelanggar yang melintas. Meskipun sudah banyak pelanggar yang ditindak tegas, tetapi tetap saja masih ada yang melanggar.
“Operasi penertiban pelanggar rambu lalu lintas ini, kami fokuskan pada sepeda motor yang melintas di fly over saja. Ini untuk memberikan efek jera kepada pelanggar. Tidak ada toleransi untuk pelanggar. Meskipun surat-suratnya lengkap seperti SIM dan STNK, jika melanggar tetap kami tindak,” terang Kanit Turjawali Polres Malang Kota, Ipda Kuntjoro.

Giat operasi penertiban pelanggar ini, kemarin melibatkan sekitar 20 personel. Sasarannya adalah pengendara motor dari arah selatan ke utara yang melintas di atas fly over. Mereka yang melanggar peraturan dijerat dengan pasal 287 ayat 1 jo pasal 106 ayat 4 huruf a dan b Undang-undang nomor 22 tahun 2009.

“Yaitu tentang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas atau marka. Dimana denda maksimal dari pasal tersebut yakni Rp 500 ribu,” sambung Bripka Jaja.(agp/lim ).



Bagikan :
close