Portal Berita Sulawesi

News Maker

Sulteng Layak Bentuk Kopertis Sendiri

admin

Sabtu, 11 Juli 2015 04:55:57 WIB   |  1441 pembaca  

PALU, Wakil Ketua II STMIK Bina Mulya Palu Burhanuddin Andi Masse,S.Kom mengungkapkan bahwasanya pada pertemuan dengan Menristek DIKTI baru-baru ini di Universitas Tadulako Assosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI) selain membahas tentang maraknya peredaran ijazah palsu, juga membahas beberapa hal lainnya, diantaranya mengenai beasiswa, masalah peenrimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS), serta masalah Kopertis.

Pada pertemuan tersebut, khusus tentang Kopertis APTSI memasukkan usulan kepada Menristek DIKTIguna pembentukan satu wilayah Kopertis baru yang meliputi wilayah Sulteng, Sulut, dan Gorontalo (Suluttenggo). Usulan ini mendapatkan tanggapan yang positif dari Menristek DIKTI.

Burhanuddin mengatakan untuk Wilayah Kopertis IX yang meliputi wilayah Sulawesi membawahi sekitar 349 PTS . Dari jumlah tersebut dinilai lebih efisien dari segi waktu dan biaya pabila dibentuk Kopertis baru atau lembaga pelayanan DIKTI yang baru.

Selain itu, Burhanuddin menyampaikan bahwa dalam waktu dekat APTSI akan segera memasukkan permohonan secara tertulis ke Kemeristek DIKTI guna menindaklanjuti usulan APTSI dalam upaya pembentukan kopertis atau lembaga pelayanan yang baru di wilayah Suluttenggo.

"Usulan ini juga didasari oleh UU No.20 tahun 2003, yang isinya mengatakan bahwa tidak adanya perbedaan antara PTN dan PTS. Hal ini tinggal tergantung pada manajemen masing-masing PTS," ungkap Bur, panggilan akrabnya.

PTS saat ini telah diberi otonomi sendiri dalam hal menerbitkan ijazah bagi para lulusannya tanpa harus melalaui Kopertis lagi.

"Ijazah buat para lulusan PTS saat ini hanya perlu ditandatangani oleh Ketua dan Wakil Ketua PTS yang bersangkutan tanpa harus melalui Kopertis lagi. Hal ini sama dengan para mahasiswa lulusan PTN," jelas Bur.

Dengan adanya otonomi ini juga membuat APTSI merasa perlu adanya pembentukan Kopertis atau lembaga pelayanan baru bagi wilayah Suluttenggo.

"Dengan adanya Kopertis atau lembaga pelayanan yang baru lebih memudahkan PTS yang ada di wilayah Suluttenggo dalam mengurus hal-hal yang menyangkut PTS, dan juga lebih efisien waktu dan biaya," pungkas Bur.[DEW]



Bagikan :
Tags :
# sulteng
close