Portal Berita Sulawesi

Nasional

Pagi-pagi ke NTT, Mentan Datangi Desa yang Kekeringan

admin

Kamis, 02 Juli 2015 08:37:36 WIB   |  769 pembaca  

Kupang -Menteri Pertanian, Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja, untuk meninjau lokasi lahan pertanian yang kekeringan, serta melakukan penanaman jagung di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur.

Tiba di Kupang pukul 06.30 WITA, Amran didampingi Direktur Kacang-kacangan dan Umbi-Umbian, Maman Suherman, dan Koordinator Upaya Khusus (Upsus) swasembada pangan wilayah NTT, Bess Tiesnamurti.

Turut hadir pemerintah kabupaten TTS dan provinsi NTT. Antara lain, Wakil Gubernur NTT, Benny A Lituneon, Bupati TTS, Paulus V.R. Mella, serta Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. TTS, I Gede Witadharma.

Setibanya mendarat, menteri berdiskusi dengan Wagub dan Kepala Dinas soal kekeringan. "Di Indonesia ada 200.000 hektar lahan terancam kekeringan, termasuk di NTT. Bapak pilih bantuan embong, tandon, atau perbaikan irigasi?" tanya Mentan ke Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT, Kamis (2/7/2015).

"Kekeringan kemarin kami tinjau Jateng, Jabar, Jatim. Pada hari itu juga selesai semua masalah. Pompa langsung kami tukar yang baru dan sesuai spek. Masih mau tambah pompa? Kalau mau kami tambah," ujar Mentan.

Hari ini rencana kunjungan yaitu menuju 3 titik lokasi kekeringan, sekaligus penanaman jagung di lokasi tersebut. Penanaman jagung di lahan kering akan dilaksanakan di Desa Oebelo, Kec. Amanuban Selatan, Kab. TTS seluas 5 hektar. Kemudian menanam jagung 9 hektar di Desa Tuafanu, Kec. Kualin, Kab. TTS. Terakhir menanam jagung 7 hektar di Desa Toineke, Kec. Kualin, Kab. TTS.

Menteri juga akan meninjau lahan yang terkena dampak kekeringan seluas 200 hektar di Desa Oebelo, Kec. Amanuban Selatan, Kab. TTS, NTT. (dnl/dnl)

http://finance.detik.com/read/2015/07/02/071110/2958056/4/pagi-pagi-ke-ntt-mentan-datangi-desa-yang-kekeringan?f9911023



Bagikan :
Tags :
# jakarta
close