Portal Berita Sulawesi

HITS

Puasa di St Petersburg Hampir 24 Jam Menahan Haus dan Lapar

admin

Minggu, 21 Juni 2015 00:27:35 WIB   |  912 pembaca  

RUSIA - Umat Muslim di kota St Petersburg dan wilayah Russia utara harus menjalani ibadah puasa hingga 22 jam karena pada bulan Juni matahari hampir tidak pernah terbenam di wilayah ini.  Kondisi ini dikenal dengan sebutan White Night

White night di St Petersburg ini biasanya berlangsung mulai akhir Mei hingga awal Juli. Kondisi tergelap di St Petersburg hanya berupa senja. Tidak pernah ada data resmi jumlah penduduk muslim di kota ini. 

Namun, pada Idul Fitri tahun lalu, Kementerian Dalam Negeri Rusia menyebutkan ada 42 ribu warga muslim yang melakukan salat Id di dua masjid besar di kota ini. 

Setiap penduduk muslim di St Petersburg mendapatkan jadwal buka puasa dan sahur. Beberapa penduduk imigran muslim yang bekerja di kota ini memilih tidak berpuasa demi keselamatan mereka. Sebab, mayoritas merupakan pekerja kasar. Sejatinya penduduk St Petersburg tidak perlu berpuasa selama itu. 

Sejumlah cendekiawan Muslim telah menulis pendapat mereka bahwa warga wilayah utara bisa tidak menjalankan ritual puasa yang pada intinya bertujuan memperkuat keinginan dan aturan dan menahan diri.

“Ajaran dalam al-Quran menyebutkan bahwa berpuasa di wilayah [dekat kutub utara] bukan satu kewajiban, karena puasa ditetapkan terjadi dalam jumlah hari yang telah ditentukan berdasarkan tempat-tempat dimana panjang malam dan siang hari sama,” ujar Musa Bigiev, seorang ilmuwan Tatar Rusia dalam makalah soal berpuasa.

Catatan keagamaan lain menyebutkan bahwa Muslim di wilayah utara jauh bisa berpuasa sesuai dengan waktu matahari terbenam dan matahari terbit di Mekah atau kota Islam terdekat. [Ind/Irf]

 


Bagikan :
close