Portal Berita Sulawesi

Reportase

WP Pertamina Tidak Terima di Catut dalam Aksi Borong BBM di SPBU

admin

Rabu, 17 Juni 2015 00:37:37 WIB   |  528 pembaca  

WP Pertamina Tak Terima di Catut dalam Aksi Borong BBM di SPBU KM 5

Memastikan apakah Subsidi atau Non Subsidi bukanlah hal mudah, hasil rekaman kamera citizen jurnalis pada aktivitas pengisian BBM pada  SPBU di Kilometer Lima Luwuk Banggai dalam jumlah besar sangatlah tidak pantas.

Bahkan Kepala Depot Pertamina Banggai, Piter Morintoh mengatakan bahwa tindakan itu tidak seharusnya terjadi, Morintoh menyebut sebaiknya Mobil Tangki untuk mengisi BBM Industri langsung ke Depot Pertamina.

Pengisian BBM jenis Solar di SPBU dengan menggunakan Mobil Tangki langsung memantik reaksi keras dari sejumlah warga masyarakat. Merekapun angkat bicara, mulai dari soal ketidakadilan, menghambat pelayanan publik  hingga disinyalir aksi pengisian dalam jumlah besar sering dilakukan hingga malam hari. “ Biasa sampai malam kalau ba isi oto tangki,” ungkap warga setempat, Selasa (16/06/2015)

Apakah subsidi atau non subsidi, pihak Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Banggai belum merealese resmi hasil temuan mereka siang tadi, Selasa 16 Juni 2015 kepada wartawan, bahkan salah seorang peggawai Distamben yang direncanakan masuk tim pemeriksa, memilih mengurungkan niatnya, sesumbar diketahui pengelolah SPBU KM 5 terlalu banyak bicara ketika ditanya oleh petugas Distamben.

Sehari sebelum kejadian ini mencuat, salah satu sumber kepada Transs mengaku bahwa aktivitas pemuatan minyak dalam jumlah besar telah diberi ijin dari pihak pertamina dalam hal ini adalah Wira Penjualan yang berkedudukan di Palu. Namun hal itu dibantah keras Zulfirman Kepala Wira Penjualan Pertamina di Palu.

 Zulfirman mengatakan bahwa pencatutan namanya terkait pemberian izin pada pihak pengelolah SPBU atau sekedar mengizinkan itu tidak pernah dilakukan.

Saya tidak pernah memberi izin yang seperti itu kepada siapapun, Siapapun mohon bantuannya untuk segera memberikan buktinya agar segera kami jatuhkan sanksi, sesuai hukum yang berlaku. Trims” Tulis Zulfirman via SMS kepada Transs.  [Adjie/Eno]

 


Bagikan :
Tags :
# banggai
close