Portal Berita Sulawesi

Fokus

Perkelahian Kopassus vs TNI AU, Danjen Kopassus Minta Maaf

admin

Rabu, 03 Juni 2015 14:16:36 WIB   |  712 pembaca  

Jakarta - ‎Danjen Kopassus, MJ Doni Monardo sebelumnya pernah mengingatkan agar prajuritnya selalu menjaga silaturahmi dan kedepankan 3S (senyum, sapa, salam). Jangan sampai lakukan 3M (melotot, marah, memukul) kepada siapapun yang dijumpai.

‎Atas peristiwa perkelahian antara anggota Kopassus dengan anggota TNI AU di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kopassus melalui danjen menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besanya. Terlebih lagi, insiden tersebut menewaskan salah satu anggota TNI AU.

"Keluarga almarhum dibantu biaya hidup dan sekolah anak. Walaupun, tidak akan bisa mengembalikan nyawa," ujarnya.

Sementara itu, pakar intelijen Susaningtyas NH Kertopati atau yang akrab disapa Nuning, Selasa (2/6), menegaskan, visi brilian Kopassus saat ini demi soliditas pasukan, di manapun berada.

"Hal ini sangat bermanfaat bagi soliditas pasukan serta baik bagi hubungan silaturahmi dengan pihak-pihak lain," kata Nuning, menyingkapi bentrokan antara Kopassus vs TNI AU di Kafe Bimo, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Jika prajurit menjunjung visi brilian yang dicetuskan danjen Kopassus, maka akan terjalin hubungan yang baik.‎ Utamanya dari matra TNI lain dan Polri serta komponen masyarakat.

"Sehingga tak perlu lagi ada peristiwa seperti yang baru saja terjadi. Ini seharusnya dihayati oleh semua prajurit Kopassus," ucap Nuning, mengingatkan.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga apresiasi langkah danjen yang cepat menangani kasus ini. Diakui, danjen juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Sukoharjo dann Pom AU yang telah memberikan info sehingga Kopassus tidak kesulitan mengungkap peristiwa ini.

"Dan bagus sekali untuk selanjutnya kasus 100 persen diserahkan kepada Pomdam Diponegoro. Arahan kasad tidak perlu ditutupi," kata Nuning.

Perkelahian antara anggota Kopassus dengan anggota TNI AU pecah di Karaoke Bima Grogol Sukoharjo. Akibat insiden tersebut mengakibatkan seorang anggota TNI AU, yakni Serma Zulkifli meninggal dunia.

Suara Pembaruan

Yeremia Sukoyo/EPR

Suara Pembaruan

 
 


Bagikan :
Tags :
# jakarta
close