Portal Berita Sulawesi

News Maker

KNPI Batui Tuding Perusahaan Sawit Bakal Hadirkan Petaka Baru

admin

Jum'at, 08 Mei 2015 17:57:09 WIB   |  645 pembaca  

BATUI - Ketua KNPI Kecamatan Batui Kabupaten Banggai, Afrizal Suari menuding kehadiran investasi sawit yang lahir dari kebijakan perizinan di era Bupati Mamun Amir di dataran perbukitan Seseba Desa Honbola dan wilayah hutan Kec. Batui bakal menghadirkan petaka baru seperti luapan sungai Batui.

Kedua Perusahaan perkebunan yang disebut sebut jadi biang kerok pembongkaran hutan adalah PT. Delta Subur Permai dan PT Sawindo Cemerlang (SCEM).

Akibat itu, Afrizal kepada Transs, Jumat (08/05/2015), mengungkapkan kekhawatirannya. Kecamatan Batui saat ini rawan banjir, menjelang musim penghujan di tahun 2015 ini, kemungkinan pemukiman warga yang berada dibantaran sungai Batui akan mengungsi lagi akibat terendam banjir.

“Prediksi pada musim penghujan dibulan Juli , kita yang berada dipingir sunggai seperti Kelurahan Tolando Kelurahan Bugis dan sekitarnya akan terancam luapan banjir”.Kata Afrizal

Itu diakibatkan perluasan perkebunan kelapa sawit yang ada di wilayah Kecamatan Batui. Mulai menyusutnya luasan hutan Seseba, Singsing dan hutan yang berada di daerah wilayah kecamatan Batui, hampir semua habis tergusur oleh perusahaan sawit.

“Bahkan disekitar sepanjang bibir sungai Batui semua sudah tidak ada pohon-pohon besar yang mejadi pembendung air hujan yang turun dari gunung, karena hampir semuanya sudah di tanami kelapa sawit”. Ungkap Afrizal.

Untuk itu, harap Afrizal perusahaan sawit harus ikut dalam melakukan penghijuan penanaman pohon pada sejumlah titik di Daerah Aliran Sungai Batui yang rawan abrasi. 

“Kalau tidak dilakukan maka kemungkinan warga Batui akan tengelam banjir. Jika itu sampai terjadi, maka PT. DSP dan SCEM harus bertangung jawab.” Tegas Afrizal

PT. DSP sendiri adalah perusahaan perkebunan yang diakuisisi Kencana Agri.LTD  dari PT. Sentral Sulawesi milik keluarga besar H. Mamun Amir, dan kedua perusahaan DSP maupun Sawindo beroperasi setelah H. Mamun Amir saat menjabat sebagai Bupati Banggai. Dirinya selaku kepala Daerah telah menerbitkan Izin perkebunan seluas 12,000 Hektar untuk PT. SCEM dan mengaktifkan kembali HGU PT. DSP seluas 4090 hektar.

Hari ini tercatat ada sekitar 10 ribu hektar  Hutan yang beralih fungsi menjadi kawasan perkebunan sawit dan 4 ribu lainnya dirambah bebas. [phian]



Bagikan :
Tags :
# politik
close