Portal Berita Sulawesi

Pemekaran

Batol Mandiri Efeknya Wilayah Induk

admin

Jum'at, 08 Mei 2015 15:09:18 WIB   |  698 pembaca  

LUWUK-Ketua Fraksi PDIP DPRD Banggai, Suprapto berpendapat, tidak perlu khawatir Kabupaten Banggai akan kehilangan sumber pendapatan asli daerah (PAD) apabila terbentuk Kabupaten Batui-Toili (Batol). Ketika wilayah itu mekar dan mandiri, maka efek positifnya akan dirasakan wilayah induk.

“Itu salah satu dampak positif yang dimunculkan apabila Kabupaten Banggai mengikhlaskan Batui-Toili pisah dari Kabupaten Banggai,” kata Suprapto yang dimintai pendapatnya, Kamis (7/5) kemarin.

Benar kata anggota Komisi I DPRD Banggai ini, akan terjadi pengurangan PAD ketika Batol menjadi wilayah otonom. Namun sambung dia, hal itu tidak bisa menjadi pertimbangan mendasar sehingga harus menghalangi aspirasi masyarakat yang sejak tahun 2000-an telah diwacanakan. Akan tetapi perlu adanya sejumlah kajian, diantaranya akademis, perekonomian serta persyaratan pembentukan daerah otonom baru (DOB) itu sendiri.

Sebagai aleg perwakilan dapil II, Suprapto secara pribadi mendukung sepenuhnya Kabupaten Batol dibentuk. Karena bagi Suprapto itu sudah menjadi kewajibannya dalam mengakomodir derasnya keinginan warga yang mendiami wilayah bagian selatan Kota Luwuk tersebut. “Itu sudah menjadi aspirasi rakyat. Sebagai perwakilan dari dapil II kami wajib meresponnya,” tutur Suprapto.

Aleg dapil II lainnya Mursidin juga memberi dukungan serupa. Meski singkat, namun  pernyataannya politisi PKS ini cukup bermakna. “Kita perlu mendukungnya. Karena ini bagian dari upaya memuluskan Provinsi Banggai Raya,” ucapnya. [sf]



Bagikan :
Tags :
# batui
close