Portal Berita Sulawesi

Pemekaran

Waket DPRD Banggai Pesimis Batol Terlepas

mumujo

Rabu, 06 Mei 2015 00:03:41 WIB   |  1162 pembaca  

LUWUK- Wakil Ketua (Waket) DPRD Banggai, I Putu Gumi mengaku ada kekhawatiran ketika Kabupaten Banggai tidak ingin melepaskan Kabupaten Batui-Toili. Alasannya, ketika wilayah bagian selatan dari Kota Luwuk itu resmi menjadi daerah otonom baru (DOB), maka potensi pendapatan daerah induk akan berkurang secara signifikan. Meski ada kecemasan seperti itu, namun secara pribadi politisi PDI-Perjuangan ini optimis Batol akan menjadi kabupaten sendiri.

Ditemui di kantor DPRD Banggai Selasa (5/5) kemarin, Gumi mengatakan, pembentukan Kabupaten Batol dibutuhkan political wil dari Pemda Banggai. Karena niatan pisah dari wilayah Kabupaten Banggai itu bukan secara instans dilakukan. “Sudah sejak lama aspirasi Batol ini disuarakan. Bahkan sebelum masuknya investasi minyak dan gas (Migas),” kata Gumi.

Batol sudah layak berdiri. Selain memenuhi syarat dari sisi jumlah kecamatan serta perekonomian juga pertimbangan jarak tempuh ke ibukota Kabupaten Banggai cukup jauh. “Pemekaran tujuan utamanya adalah bagaimana mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Nah, dengan terbentuknya Batol, maka pelayanan kepada masyarakat semakin dekat,” kata Gumi.

Pada closing statemen, aleg dapil II ini kembali menekankan, Kabupaten Banggai harus ikhlas melepaskan Batol untuk menjadi DOB. Karena Batol berangkat dari keinginan masyarakat dan bukan kehendak para elit politik. (sf)

 



Bagikan :
Tags :
# politik
close