Portal Berita Sulawesi

Pemekaran

Turlap Pansus 7 Kecamatan Dilaporkan

admin

Senin, 04 Mei 2015 00:40:15 WIB   |  1544 pembaca  

LUWUK- Pembentukan Kabupaten Tompotika tidak sekedar menjadi isapan jempol belaka. Tujuh kecamatan yang masuk wilayah pemekaran daerah otonom baru (DOB) tersebut memberi dukungan penuh.

Fakta itu terungkap dalam rapat Pansus Kabupaten Tompotika yang dilaksanakan di DPRD Banggai, Sabtu (2/5) pekan lalu. Hasil turun lapangan (turlap) Pansus Tompotika memberi sinyal mulai dari Kecamatan Bualemo, Balantak Utara, Balantak, Balantak Selatan, Masama, Mantoh hingga Kecamatan Lamala menginginkan wilayah kepala burung itu pisah dari induknya Kabupaten Banggai.

Koordinator lapangan (korlap) Pansus di Kecamatan Bualemo, Masnawati melaporkan, persetujuan BPD dan format keputusan desa, masih menyisahkan beberapa desa, yakni Trans Mayayap, Tikupon, Nipa dan Kalimoa. Tapi itu bukan kendala. Karena kata Masnawati Camat Bualemo yang akan menyerahkan dokumen itu ke DPRD Banggai. “Respon masyarakat sangat baik. Kata mereka sudah lama mereka menunggu pemekaran ini,” kata politisi Gerindra itu.

“Tidak ada kata tolak,” ucap Mustapa Tatuereng yang melaporkan hasil turlap di Kecamatan Balantak Utara. Untuk kecamatan ini masih menyisahkan dua desa lagi yang belum memberi dokumen, yaitu Batu Mandi dan Batu Simpang. Akan tetapi janji Camat Balantak Utara, yang bersangkutan akan membawanya langsung di dewan.

Giliran Dewi Shintana Matorang melaporkan hasil di Kecamatan Balantak. “Pertemuan para Kades dan BPD serta masyarakat memberi lampu hijau untuk DOB ini. Berkas empat desa yang belum rampung, pada Senin (hari ini) akan diantar Sekcam,” ujar aleg Partai Golkar itu. Meski singkat tapi laporan I Wayan Supadiyasa memuaskan. “Respon masyarakat di Kecamatan Balantak Selatan sangat luar biasa. Buktinya seluruh dokumen dari 11 desa sudah lengkap,” ujar aleg Hanura itu.

Nada dukungan juga lahir dari Kecamatan Mantoh, meski menurut Winancy Ndobe masih menyisahkan empat desa yang belum melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Tapi ada jaminan Camat Mantoh bahwa Senin akan diantarkan langsung di DPRD.

Khusus Lamala berdasarkan laporan Sudirman Stene, dari 12 desa, 6 desa diantaranya belum ada dokumen. Bukan berarti sebagian desanya tak sepakat. Kendala hanyalah belum adanya nomor surat dari hasil musyawarah Kades dan BPD. “Pada dasarnya mereka merespon,” kata Ketua DPC PKB Kabupaten Banggai itu.

Aleg PKS Mursidin dalam laporan turlap di Kecamatan Masama mengatakan, untuk berkas persetujuan BPD dan format keputusan desa akan diantar oleh Camat, paling lambat Senin (hari ini).

Terkait rumor bahwa ada sebagian warga Masama menolak Kabupaten Tompotika, saat itu juga disanggah Nasir Himran. “Memang ada aspirasi ketika Kota Luwuk terbentuk, mereka ingin masuk di wilayah pemekaran itu. Tapi semakin kencangnya Kabupaten Tompotika, mereka malah balik merespon pembentukan kabupaten baru itu,” kata aleg PKS tersebut. (sf)



Bagikan :
Tags :
# politik
close