Portal Berita Sulawesi

News Maker

Bripda Wawan, Polisi yang masih jadi Buruh Panggul di Pelabuhan Luwuk

admin

Selasa, 28 April 2015 11:22:19 WIB   |  1087 pembaca  

Utang ke bank, menjual tanah untuk menjadi anggota Polisi kerap kita dengar. Belum lagi, kerap terdengar polisi punya rekening gendut bahkan jadi partner pengusaha pembalakan liar.

Jika banyak anggota Polsek di Kabupaten Banggai sudah memiliki kenderaan roda empat, tampil ekslusif usai tugas.Maka berbeda yang satu ini, jika bolak balik kantor hanya dengan sepeda hasil upah panggul.

Adalah Brigadir Dua Wawan, anggota Sabhara Polres Banggai, yang membuat cerita. Sang Bripda ternyata memulai segalanya dari buruh paanggul di pelabuhan, dan hingga saat ini masih dilakoni pula untuk membiayai adik adiknya.

Cita cita ingin menjadi seorang Polisi merupakan niat kuat Wawan sejak kecil, untuk menggapai cita citanya Wawan harus menjadi kuli di Pelabuhan Rakyat Banggai, Sulawesi Tengah.

Bekerja menjadi buruh panggul pelabuhan dilakoni wawan sejak duduk di bangku sekolah menengah atas. Upah panggul yang diterimanya disisihkan untuk biaya masuk polisi.

Namun ketika cita-citanya tercapai ternyata wawan masih terus melakukan aktifitasnya sebagai buruh disaat jam dinasnya usai.

Wawan sendiri resmi menjadi anggota polri pada bulan Desember 2014 lalu  dan bertugas di Mapolres banggai dengan pangkat Bripda.

Wawan cukup di kenal berkepribadian baik dan sopan terhadap siapa pun,  tidak mudah dengan aktifitasnya sehari-hari ia bersama rekannya sebagai buruh pelabuhan dengan memikul beban yang berat hanya untuk membahagiakan kedua orang tuanya serta menyekolahkan ke tiga adiknya

Merangkap profesi sebagai buruh dan polisi aktif, wawan tidak memperlakukan dirinya lebih mulia dari teman temannya yang seprofesi sebagai buruh panggul, upah yang di dapatkan dari hasil kerjanya sebaga buruh didaptkannya setelah dibagi rata ke lima rekannya.

“ Tidak ada yang istimewa bagi pak wawan, kerja buruh sama sama dengan kami tetap seperti biasa, gajipun kita bagi rata jika kerja berkelompok.” Kata rekan wawan yang masih bekerja di pelabuhan hingga kini. [ab]



Bagikan :
Tags :
# banggai
close